Restrukturisasi Region EMEA
Tahun 2023 menjadi tonggak sejarah baru bagi ekosistem League of Legends. BOS88 mencatat perubahan masif dimana Riot Games menggabungkan wilayah Eropa, Turki (TCL), CIS (LCL), dan Timur Tengah & Afrika (AL) menjadi satu entitas raksasa yang dikenal sebagai EMEA.
Perubahan ini tidak hanya memperluas talenta pemain, tetapi juga meningkatkan intensitas persaingan. Turnamen yang sebelumnya dikenal sebagai LEC (League of Legends European Championship) secara resmi berganti nama menjadi League of Legends EMEA Championship.
Format Kompetisi Tiga Split
Menghapus format tradisional Spring dan Summer, musim 2023 memperkenalkan format tiga split yang jauh lebih dinamis: Winter, Spring, dan Summer. Setiap split memiliki format tiga tahap yang mendebarkan:
Fase Reguler (BO1)
10 tim bertarung dalam format single round-robin. Hanya 8 tim teratas yang berhak melaju ke tahap berikutnya, membuat setiap pertandingan krusial.
Fase Grup (BO3)
8 tim dibagi menjadi dua grup bergaya GSL. Pertandingan Best of 3 menguji adaptasi draft dan strategi mendalam dari setiap roster.
Playoffs (BO5)
4 tim terkuat bertarung dalam format double elimination Best of 5 untuk memperebutkan gelar juara split dan poin kejuaraan.
Season Finals & Tiket Worlds
Puncak dari tahun kompetitif adalah LEC Season Finals. BOS88 merangkum bahwa enam tim dengan poin terbanyak sepanjang tahun (termasuk juara dari setiap split) beradu dalam bracket eliminasi ganda. Ajang ini menentukan siapa yang pantas mengangkat trofi EMEA dan mewakili region di ajang panggung dunia, Kejuaraan Dunia League of Legends (Worlds).
FAQ: Informasi Esensial Turnamen
Apa itu perubahan format EMEA 2023?
Pada tahun 2023, region Eropa bergabung dengan Turki, CIS, dan MENA membentuk EMEA. Kompetisi dibagi menjadi tiga split: Winter, Spring, dan Summer yang berpuncak pada Season Finals.
Siapa saja tim yang bertanding di LEC 2023?
10 tim mitra bersaing di liga utama, mempertahankan posisi franchise mereka sambil bertarung memperebutkan supremasi region.